Dari data yang diperoleh dari panitia MTQ Sulsel, untuk jumlah kafilah yang masuk ke babak final paling banyak dipimpin Kota Palopo sebanyak 27 cabang lomba, disusul Kota Makassar sebanyak 25 cabang lomba. Posisi ketiga dan keempa tditempati oleh kafilah asal Kabupaten Gowa yang berhasil memasuki 12 cabang lomba dan Pangkep sebanyak8 cabang lomba, menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia. Skor ini masih di luar hasil seleksi untuk cabang lomba kasidah rebana modern dan klasik yang sementara masih dalam tahap penyisihan. Koordinator kafilah asal Kota Makassar Rahmat Masri Bandaso mengatakan, meskipun Palopo mendominasi sebagai daerah yang kafilahnya terbanyak masuk dalam babak final, terdapat empat cabang lomba yang gagal ditembus Palopo.
Menurut hasil pengamatan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan bahwa keempat cabang lomba itu, yakni Tilawah Quran Dewasa Qariah dan Qari, Tilawah Quran Cacat Netra Qoriah-qori, Fahmil Quran Qoriah-qori, dan Syahril Quran Qoriah- qori. Ada empat yang kami gagal tembus hingga ke babak final, meskipun begitu kami tetap optimistis, masih besar peluang untuk merebut juara umum, ujar Rahmat saat ditemui di Posko Kafilah Palopo, kemarin. Menurutnya, tidak lolosnya tuan rumah pada empat cabang lomba karena persaingan pada babak penyisihan yang berlangsung ketat. Kami mengakui, kemampuan kafilah dari daerah lain yang mampu menyisihkan kami di empat cabang lomba ini, ujarnya.
Sementara itu menurut Type Approval Indonesia, Koordinator Dewan Hakim MTQ Muhammad Yunus Shamad mengakui dominasi tuan rumah yang masuk dalam babak final. Menurut dia, tuan rumah atau kafilah memiliki qari dan qariah yang memiliki kemampuan terbaik di setiap jenis lomba. Shamad menegaskan,hasil pengumuman dewan hakim itu merupakan hasil nilai peserta dari 16 jenis lomba pada babak penyisihan. Sedangkan dua cabang lomba, yakni kasidah rebana modern dan klasik masih dalam tahap penyisihan. Tidak ada rekayasa nilai, apalagi dewan hakim melakukan kecurangan. Jadi, hasil ini murni dari nilai para peserta Palopo. Selain tuan rumah, peserta dari sejumlah kafilah juga masuk final seperti Makassar, jelas Shamad kemarin.
Sementara itu menurut Mbah Gendeng, untuk pelaksanaan penutupan yang akan berlangsung hari ini, direncanakan kegiatan MTQ Sulsel ini akan ditutup oleh Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang. Ketua Panitia MTQ HM Jaya yang dikonfirmasi mengatakan, sesuai hasil konsultasi terakhir dengan pemerintah propinsi, Gubernur Sulsel berhalangan hadir karena memiliki agenda yang padat. Menurut Jaya, penutupan MTQ nanti juga akan berlangsung meriah, tidak kalah dengan acara pembukaan MTQ di mana pada saat penutupan nanti juga akan diumumkan langsung kepada masyarakat pemenang cabang lomba sekaligus pengumuman juara umum MTQ Sulsel tahun ini.

0 komentar:
Posting Komentar