Sebanyak 255 dari 17.780 total pembeli PIN Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) untuk jalur tulis yang akan digelar pada bulan Mei-1 Juni,tidak melakukan pendaftaran secara online. Bagi meraka yang telah membeli PIN namun tidak melakukan pendaftaran,maka dianggap mengundurkan diri dan biaya pendaftarannya tidak dapat dikembalikan. Sampai Rabu pukul 23.59 WIB, total pendaftar tercatat 17.525 orang,” ujar Ketua Panitia Lokal SNMPTN tahun ini menurut Prof Zulkifli Dahlan pada hari kemarin. Menurut Zulkifli, bagi para pemilik PIN namun tidak mendaftarkan diri dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti terlambat dalam mendaftar ataupun membeli PIN sebanyak dua kali kerena ingin memilih dua program sekaligus. Selain itu, tak sedikit juga para pembeli PIN yang pindah lokasi ujian ke kota lainnya.
“Diperkirakan banyak juga mereka yang membeli PIN di Kota Palembang, namun ternyata pindah ke kota lain. Sehingga, mereka kembali membeli PIN di kota yang baru.Padahal, di bank manapun, PIN yang dibeli dapat digunakan untuk mengikuti SNMPTN di seluruh Indonesia,”paparnya. Zulkifli menuturkan, saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi bagi sekitar 1.600-an orang pengawas sektor, lokasi dan ruang ujian. Dalam hal ini, sosialisasi dilakukan sebanyak empat tahap. Di mana, untuk setiap tahapnya diikuti oleh 400 pengawas.
Tak hanya itu, untuk Lembar Jawab Komputer (LJU) dan naskah soal juga telah diterima oleh pihak Unsri pada Sabtu. LJK dan naskah soal tersebut telah disimpan dalam ruang penyimpanan Unsri Bukit Besar dengan pengawalan ketat dari panitia lokal, petugas kepolisian dan dibantu oleh petugas keamanan kampus.“Begitupula untuk nomor ruang dan bangku ujian telah kami persiapan dengan baik, sesuai dengan teknis dan ketentuan yang ada,”tukasnya.
Zulkifli mengimbau, pada hari ini pukul 12.00 WIB, para peserta dapat meninjau nomor ruang dan bangku di lokasi ujiannnya masing-masing.Tak hanya itu, para peserta dan pengawas telah harus tiba 30 menit sebelum ujian berlangsung agar dapat mempersiapkan diri dengan baik. ”Sesuai mekanismenya ujian ini akan berlangsung mulai pukul 7.30 WIB setiap harinya. Sesuai ketentuannya, bagi peserta yang terlambat lewat dari 30 menit maka tidak boleh lagi mengikuti ujian,”tegas Zulkifli.
Terpisah,salah satu lulusan SMK Negeri 3 Palembang Shely Mutiara mengaku,tahun ini dirinya akan mengikuti seleksi untuk jurusan Ekonomi Management di Unsri. Sebab, bidang ini sesuai dengan ilmu yang dipelajarinya di jenjang SMK yakni management bisnis. “Untuk pilhan pertama saya coba jurusan management Unsri, sementara pilihan lainnya mungkin FKIP Ekonomi. Ya gak jauh-jauhlah dengan ilmu yang saya geluti. Demikian catatan online Leak yang berjudul PIN Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Harga Tiket Peswat Untuk Lebaran Naik 200 Persen
7 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar